Something wrong happened.
  • bannder image

    Louvre x CASETiFY

    Mengambil inspirasi dari dampak global dan pengaruh budaya Museum Louvre, koleksi baru Louvre x CASETiFY mencakup interpretasi modern dari karya seni paling terkenal di dunia, membawa Anda dalam tur imajinatif melalui galeri museum.

    bannder image

    Don't Touch The Art

    Louvre hadir kembali dengan desain baru untuk melindungi teknologi Anda sekaligus menampilkan yang terbaik di dunia. Koleksi yang sangat dinantikan ini merupakan penghormatan kepada keajaiban arsitektural dan artistik museum kelas dunia ini.

    bannder image

    Aksesoris Berseni

    Temukan aksesoris teknologi berseni yang terinspirasi oleh arsitektur, lukisan, dan pahatan ikonis Museum Louvre. Kolaborasi ini menampilkan pilihan mahakarya Louvre yang paling berharga.

    bannder image

    Untuk Pecinta Arsitektur

    Showcase the Louvre Pyramid on your phone. Desain grid yang memesona memperbesar detail terkecil dari struktur kaca dan panel belah ketupatnya.

    bannder image

    Make it Your Own

    Personalisasikan Le Billet dengan nama Anda dan biarkan memorabilia tiket museum ini membawa Anda dalam perjalanan imajinasi baru yang mengambil inspirasi dari Mona Lisa, The Winged Victory of Samothrace, dan banyak lagi.

    bannder image

    Portrait of Lisa Gherardini (Mona Lisa)
    Léonard de Vinci (1452-1519)
    Photo © RMN-Grand Palais (musée du Louvre) / Michel Urtado

    Dilukis dengan pemandangan yang jauh, Lisa Gherardini, istri pedagang sutra Florentine, menatap kami dengan senyum misteriusnya yang terkenal. Yang membuatnya lebih istimewa adalah teknik sfumato Leonardo da Vinci untuk menciptakan efek 'berasap' dengan kontur dan kontras yang halus. Lukisan paling terkenal di dunia membutuhkan ruang besar untuk menyambut banyak pengagumnya dan itulah mengapa lukisan ini disimpan di Salle des États, ruangan terbesar di museumnya.

    bannder image

    The Winged Victory of Samothrace
    Photo © Musée du Louvre, Dist. RMN-Grand Palais / Philippe Fuzeau

    Ini adalah salah satu patung Yunani langka yang dibuat sebagai persembahan kepada para dewa di pulau Samothrace, Yunani. Dia sekarang menghiasi bagian atas tangga Daru di Museum untuk memamerkan mahakarya seni Helenistik Yunani. Patung kuno berpadu dengan arsitektur modern di salah satu tempat paling ikonik di museum ini.

    bannder image

    The Raft of the Medusa
    Théodore Géricault (1791-1824)
    Photo © Musée du Louvre, Dist. RMN-Grand Palais / Angèle Dequier

    Tidak seperti biasanya pada zamannya, Géricault memilih untuk melukis sebuah tragedi nyata di laut sebagai tema lukisan monumentalnya. Pelukis menggambarkan momen paling suram dari sebuah kapal karam ketika para korban melihat kapal yang pada akhirnya akan menyelamatkan mereka berlayar jauh di kejauhan. Mahakarya ini disimpan di The Red Room, yang merupakan rumah bagi beberapa lukisan karya pelukis terbesar Prancis di abad ke-19.

    The Great Sphinx of Tanis
    Photo © Musée du Louvre, Dist. RMN-Grand Palais / Christian Décamps

    This is the greatest craftsmanship example of sphinx carved in a single block of granite. It gives the Pharaoh the body of a lion, the earthly incarnation of the sun god. The King, whose face we see, secures eternal life. The Great Sphinx of Tanis is the immortal guardian of sacred places. Displayed in the Sully Wing of the Museum location, it welcomes visitors to the Egyptian department.

    Psyche Revived by Cupid's Kiss
    Antonio Canova (1757-1822)
    Photo © Musée du Louvre, Dist. RMN-Grand Palais / Raphaël Chipault

    Patung ini menunjukkan pecinta mitologi di saat emosi yang tinggi. Patung Ini mencontohkan keahlian dan keterampilan Antonio Canova dalam mengukir marmer yang memberikan kontras luar biasa antara kulit halus Psyche dan Cupid dibandingkan dengan elemen sekitarnya. Terletak di galeri Michelangelo, cahaya alami dari jendela besar galeri menghidupkan patung itu.

    Rhinoceros Clock
    Jean-Joseph de Saint-Germain (1719-1791)
    Photo © RMN-Grand Palais (musée du Louvre) / Jean-Gilles Berizzi

    Jam perapian perunggu berlapis emas dan berpaten yang sangat langka dengan badak perunggu bergaya Louis XV. Drum case di atasnya terdapat seorang anak laki-laki India yang sedang duduk sambil memegang busur. Dari nilainya yang luar biasa, objek tersebut merupakan koleksi di Departemen Objets d'art dengan perhiasan, patung, dan pernak-pernik lainnya, yang mencakup periode dari Abad Pertengahan Tinggi hingga pertengahan abad ke-19.

    bannder image

    Ayo Belanja Dengan Kami

    Koleksi eksklusif akan tersedia di toko kami selama persediaan masih ada.

    Temukan CASETiFY Studio terdekat Anda
    untuk membeli.

    bannder image


    Download Aplikasi Co-Lab CASETiFY dan

    nyalakan Notifikasi untuk menerima
    berita eksklusif di Aplikasi!

    Pastikan anda tidak ketinggalan!

    Download on App Store